Galbi bakar arang di Uijeongbu dengan naengmyeon gratis: Manpo Galbi

Singkatnya

Manpo Galbi Uijeongbu Main Branch adalah restoran galbi bakar arang di kawasan kota baru Uijeongbu, dekat Stasiun Uijeongbu, Gyeonggi. Saya mencoba LA galbi dan yangnyeom galbi buatan sendiri yang dibakar di atas arang, ditambah chadol doenjang jjigae, yukhoe sebagai lauk dasar, dan Hamheung naengmyeon buatan sendiri yang gratis. Tempatnya luas, lumayan cocok untuk makan keluarga atau acara kumpul.

Hidangan galbi di Manpo Galbi Uijeongbu Main Branch

Info terverifikasi

Jam buka
Setiap hari 11:00–23:00
Parkir
Parkir gratis tersedia di depan dan samping restoran
Menu makan siang
Tersedia paket galbi sotbap
Naengmyeon
Hamheung naengmyeon buatan sendiri gratis; bisa pilih mul-naengmyeon atau bibim-naengmyeon

seperti ditulis pengunjung pada 9 September 2026

Hidangan galbi di Manpo Galbi Uijeongbu Main Branch

Akhir-akhir ini entah kenapa saya terus pengin makan daging. Apalagi galbi (iga panggang) yang bumbunya manis-manis asin meresap, jadi saya cari-cari dan akhirnya ada satu tempat yang saya datangi.

Manpo Galbi Uijeongbu Main Branch

Tampak Manpo Galbi Uijeongbu Main Branch di Uijeongbu

Lokasinya di sekitar kawasan kota baru Uijeongbu dan dekat juga dengan Stasiun Uijeongbu, jadi aksesnya lumayan. Setelah mencoba langsung, bukan cuma dagingnya, dari lauk dasar sampai naengmyeon-nya, keseluruhan komposisinya oke!

Tempatnya bersih dan luas

Interior Manpo Galbi yang luas

Kalau bicara restoran daging, banyak yang mejanya berdempetan, tapi di sini tempatnya ternyata lebih luas dari yang saya kira.

Interior restoran dengan ruang untuk rombongan

Di bagian dalam juga ada ruang yang bisa dipakai rombongan, jadi kelihatannya cocok juga untuk makan bareng keluarga atau acara kumpul.

Bagaimana cara memilih menu galbi?

Aneka menu galbi di Manpo Galbi

Sesuai namanya, menu galbi di Manpo Galbi beragam. Ada LA galbi buatan sendiri, yangnyeom galbi (iga berbumbu) buatan sendiri, saeng galbi (iga segar tanpa bumbu), yangnyeom so galbi (iga sapi berbumbu), sampai handon saeng galbi (iga babi lokal Korea segar), jadi bisa pilih sesuai selera.

Daftar menu galbi
Info paket galbi sotbap untuk makan siang

Saat jam makan siang juga dijual paket galbi sotbap (nasi periuk dengan galbi), jadi kelihatannya oke juga kalau datang untuk makan nasi saja tanpa harus membakar daging sendiri.

Alasan lauk dasarnya saja sudah bikin suka

Aneka lauk dasar galbi yang tersaji

Sebelum daging keluar, lauk dasar disajikan lebih dulu, dan jenisnya cukup beragam. Yang paling mencolok, yukhoe (daging sapi mentah berbumbu) keluar sebagai lauk dasar!

Yukhoe yang keluar sebagai lauk dasar
Yukhoe dan lauk pendamping galbi

Selain yukhoe, ada juga sayuran ssam (daun pembungkus) dan berbagai lauk lainnya, ditambah beberapa macam saus untuk menemani daging, jadi enak dimakan sesuai selera.

Kimchi, bawang putih, dan acar bawang bombai sebagai pendamping

Saya sendiri waktu makan daging membungkusnya bersama kimchi, bawang putih, dan acar bawang bombai, dan kombinasi ini ternyata cocok banget.

Galbi yang dibakar di atas arang

LA galbi buatan sendiri, yangnyeom galbi buatan sendiri

LA galbi dan yangnyeom galbi buatan sendiri
Menu galbi untuk dibakar di atas arang

Akhirnya arangnya datang dan saya mulai menaruh daging. Begitu galbi mulai mendesis matang di atas arang, saya jadi berpikir memang daging itu harus dibakar di atas arang.

Yangnyeom galbi yang matang di atas arang

Apalagi galbi ini sudah berbumbu, jadi penting membaliknya sambil dibakar supaya tidak gosong, dan karena apinya cukup besar, dagingnya relatif cepat matang.

Galbi yang dibakar sampai kecokelatan

Daging yang sudah matang kecokelatan saya potong seukuran suapan lalu saya coba satu potong. Bumbunya tidak terlalu kuat atau terlalu manis, rasa manis gurihnya pas, dan dagingnya juga tidak alot, cenderung empuk.

Galbi yang dipotong seukuran suapan

Daging yang menempel di dekat tulang pun tidak alot dan rasanya lepas dengan mudah, jadi saya suka. Memang kalau mencari galbi babi di Uijeongbu, rasa bumbunya penting, tapi tekstur dagingnya juga penting, dan menurut saya pribadi ini cocok banget dimakan bersama nasi.

Menu pendamping chadol doenjang jjigae

Menu pendamping chadol doenjang jjigae

Rasanya sayang kalau cuma makan daging, jadi saya coba juga menu pendampingnya.

Doenjang jjigae berisi chadol dan isian

Chadol doenjang jjigae (sup pasta kedelai dengan irisan sandung lamur) ini isian chadol dan isiannya cukup banyak, rasanya sedikit pedas menggigit, jadi enak dimakan dengan nasi.

Makan galbi, tidak bisa tanpa naengmyeon

Hamheung naengmyeon buatan sendiri yang gratis

Dan ini salah satu bagian yang paling saya suka dari Manpo Galbi! Hamheung naengmyeon (mi dingin ala Hamheung) buatan sendiri disediakan gratis.

Info pilihan mul-naengmyeon dan bibim-naengmyeon

Bisa pilih antara mul-naengmyeon (kuah dingin) dan bibim-naengmyeon (diaduk saus pedas), jadi pas untuk menyegarkan mulut setelah makan daging.

Hamheung naengmyeon sebagai penutup

Porsi minya juga tidak terlalu besar untuk dimakan sebagai penutup, jadi pas untuk mengakhiri setelah puas makan daging.

Menu penutup makan galbi

Setelah mencoba semuanya, saya jadi paham kenapa tempat ini sering diperkenalkan sebagai tempat makan enak di Uijeongbu. Dagingnya sendiri enak, tapi dari yukhoe sebagai lauk dasar, aneka lauk, chadol doenjang jjigae, sampai naengmyeon yang gratis, menu yang bisa dinikmati bersamanya beragam. Apalagi tempatnya luas dan jarak antarmeja juga lumayan, jadi kelihatannya tidak memberatkan untuk datang bersama keluarga atau rombongan.

Lokasi

Manpo Galbi Uijeongbu Main Branch만포갈비 의정부본점

11 Beomgol-ro 145beon-gil, Uijeongbu-si, Gyeonggi-do, South Korea경기도 의정부시 범골로145번길 11 1층

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran