Restoran tahu di Gangseo, Seoul: sundubu isi ulang — Maetdolroman

Singkatnya

Maetdolroman Deungchon Branch adalah restoran khusus olahan tahu dekat Stasiun Yangcheonhyanggyo di Gangseo, Seoul, yang menggiling kedelai sendiri dengan batu giling setiap hari. Saat berkunjung pukul 20.30, pesanannya adalah hanwoo sundubu (sup tahu lembut dengan sapi hanwoo) 11.000 won, cheonggukjang (sup kedelai fermentasi yang gurih) 10.000 won, dan kongbiji-jeon (pancake ampas kedelai) 8.000 won, plus sundubu isi ulang gratis dari sudut self-service yang diambil dua kali. Tekstur tahu di Maetdolroman masih terasa dan rasanya pekat tanpa penyedap, jadi tidak perlu jauh-jauh mencari olahan tahu enak.

Satu meja penuh hanwoo sundubu dan cheonggukjang

Info terverifikasi

Alamat
166 Gangseo-ro 56ga-gil, Gangseo-gu, Seoul (gedung 203, unit 113, 114, 115)
Jam buka
06.00–21.00
Parkir
Tersedia
Hanwoo sundubu (sup tahu lembut sapi hanwoo)
11.000 won
Cheonggukjang (sup kedelai fermentasi)
10.000 won
Kongbiji-jeon (pancake ampas kedelai)
8.000 won
Sudut self-service
Sundubu isi ulang sepuasnya
Catatan
Kongguksu (mi kuah kedelai dingin) sudah habis saat berkunjung pukul 20.30
Lainnya
Kongbiji (ampas kedelai) gratis di samping kasir, minuman gratis untuk event review Naver

seperti ditulis pengunjung pada 6 September 2026

Toko Maetdolroman Deungchon Branch, restoran tahu dekat Stasiun Yangcheonhyanggyo

Akhirnya berkesempatan mengunjungi Maetdolroman Deungchon Branch, restoran favorit warga lokal dekat Stasiun Yangcheonhyanggyo yang baru-baru ini kutemukan. Mau kasih review jujur nih!

  • Alamat: 166 Gangseo-ro 56ga-gil, Gangseo-gu, Seoul
  • Jam operasional: 06:00-21:00
  • Parkir: Tersedia
  • ⭐️ Keunikan: Restoran khusus olahan tahu yang digiling langsung setiap hari dengan batu giling
Batu giling besar di pintu masuk Maetdolroman Deungchon Branch

Batu giling besar di pintu masuk: siang hari bisa lihat proses membuat tahu

Begitu masuk pintu, langsung terlihat batu giling raksasa. Katanya di siang hari bisa lihat langsung proses pembuatan tahunya, sayangnya kami datang malam jadi tidak sempat lihat ㅠㅠ

Tumpukan kedelai bahan tahu dan modubu yang dijual

Di sampingnya ada tumpukan kedelai setinggi gunung yang jadi bahan tahu, dan ada juga modubu (tahu utuh) yang dijual. Kata teman yang sudah lama tinggal di sekitar sini, karena tahunya dibuat sendiri rasanya beda banget dari tahu biasa, jadi jadi makin penasaran!

Sudut penjualan cheonggukjang buatan tradisional

Maetdolroman Deungchon Branch, restoran favorit dekat Stasiun Yangcheonhyanggyo, juga menjual cheonggukjang buatan tradisional. Penasaran banget jadi mau coba juga.

Meja dan kursi di dalam Maetdolroman Deungchon Branch

Suasana dan pilihan tempat duduk di Maetdolroman

Mejanya banyak banget sampai ke dalam, jadi sepertinya tidak perlu khawatir antre!

Tanda tangan selebriti terpajang di dinding toko

Banyak tanda tangan selebriti terpajang di dinding, jadi makin yakin ini memang tempat makan yang terkenal 😆

Papan menu Maetdolroman Deungchon Branch

Menu yang dipesan dan harganya

  • Hanwoo sundubu 11.000 won
  • Cheonggukjang 10.000 won
  • Kongbiji-jeon 8.000 won

⭐️ Saat kami datang sekitar pukul 8:30 malam, kongguksu sudah habis. Karena menunya populer, sepertinya harus datang lebih awal kalau mau coba!

Lauk dasar dan kimchi matang yang disajikan lebih dulu

Setelah pesan, pelayan langsung mengantar lauk dasar. Kimchi yang sudah matang cocok banget dimakan bareng tahu.

Self-service corner yang disediakan di toko

Ada juga self-service corner yang disediakan terpisah,

Sundubu yang disediakan untuk isi ulang tanpa batas

Sundubu isi ulang sepuasnya, diambil dua kali

Poin terbaik dari Maetdolroman Deungchon Branch! Sundubu-nya bisa isi ulang tanpa batas 💛

Lihat deh teksturnya yang kenyal 🤍

Sundubu yang diambil sedikit ke dalam mangkuk

Awalnya ambil sedikit takut kekenyangan sebelum menu utama, tapi karena enak banget akhirnya isi ulang dua kali 😆

Sundubu buatan sendiri dengan tekstur yang masih hidup

Karena sundubu-nya dibuat langsung di tempat, teksturnya masih terasa hidup, unik banget, dan rasa gurihnya juga beda kelas.

Satu meja penuh hanwoo sundubu dan cheonggukjang

Akhirnya menu yang kami pesan datang juga 💛

Rasa cheonggukjang 10.000 won

Ttukbaegi berisi cheonggukjang buatan tradisional

Cheonggukjang yang katanya dibuat dengan cara tradisional

Disajikan dalam keadaan masih mendidih, kelihatan enak banget

Isi cheonggukjang dengan tahu dan labu

Pacarku belakangan sering bilang perutnya tidak enak, tapi karena isinya cuma tahu, labu, dan bahan-bahan sehat lainnya, kayaknya bakal gampang dicerna!

Tidak ada MSG sama sekali, dan karena cheonggukjang-nya banyak, teksturnya kental dan rasanya benar-benar kuat.

Cheonggukjang kental dimakan dengan nasi

Di sekitar sini tidak banyak restoran Korea sederhana, jadi tempat ini juga sangat kurekomendasikan sebagai restoran favorit dekat Seoul Botanic Park 💛

Hanwoo sundubu 11.000 won, seperti apa?

Sup hanwoo sundubu yang dipesan

Sup hanwoo sundubu yang aku pesan!

Ada minyak cabai tapi tidak pedas atau menyengat, malah rasa gurih tahunya yang lebih membekas.

Isi sup hanwoo sundubu yang penuh sundubu

Begini bentuk sundubu di Maetdolroman Deungchon Branch! Bukan sundubu lembek seperti yang dijual di supermarket, tapi sundubu yang teksturnya masih terasa hidup.

Sup sundubu Maetdolroman ini sepertinya isinya lebih dari 80% sundubu. Kuahnya cuma pelengkap 😆

Dagingnya juga banyak, tapi tidak alot sama sekali, lumer di mulut. Kuahnya pakai kaldu hanwoo jadi kental dan gurih banget 💛

Sisa sundubu setelah dimakan lebih dari setengah

Sudah makan lebih dari setengah tapi masih sisa banyak tahunya 🤍 Dulu aku sampai jauh-jauh ke Paju demi olahan tahu, tapi karena Maetdolroman jauh lebih enak, sepertinya sekarang tidak perlu ke sana lagi.

Kongbiji-jeon 8.000 won, pancake ampas kedelai

Kongbiji-jeon yang dipesan sebagai side dish

Kongbiji-jeon yang dipesan sebagai side dish ⭐️

Kongbiji-jeon yang digoreng tanpa berminyak

Kupikir karena digoreng bakal berminyak, ternyata tidak berminyak dan rasanya ringan. Tapi tetap renyah, jadi penasaran cara masaknya bagaimana.

Karena dibuat dari ampas kedelai (biji), teksturnya lebih mudah hancur dibanding jeon tepung biasa, tapi justru itu yang bikin enak. Rasa biji-nya jadi lebih terasa 💛

Potongan kongbiji-jeon yang renyah dan mudah hancur

Kongbiji-jeon yang renyah dan ringan begini! Sempat bimbang antara ini atau tahu bulat (dubu-wanja), tapi ternyata pilih kongbiji-jeon adalah keputusan yang tepat.

Sudut kongbiji gratis di dekat kasir

Kongbiji gratis untuk dibawa pulang dan rencana kunjungan berikutnya

Di dekat kasir disediakan kongbiji yang bisa dibawa pulang. Karena gratis, kami juga ambil satu kantong.

Di depannya juga tertulis cara memasak sup biji dengan lengkap, jadi mau coba masak sendiri di rumah 🧡

Satu kantong kongbiji yang dibawa pulang

Modubu-nya juga bikin penasaran, jadi lain kali mau coba menu utama lengkapnya.

Event review Naver: minuman gratis

Ada juga event review Naver, jangan lupa ikutan dan ambil minuman gratisnya!

Kesimpulan kunjungan ke Maetdolroman Deungchon Branch

  • Restoran Korea favorit dekat Stasiun Yangcheonhyanggyo
  • Restoran favorit warga lokal dekat Seoul Botanic Park
  • Restoran khusus olahan tahu buatan sendiri
  • Sangat direkomendasikan sebagai menu makan siang yang sehat

Lokasi

Maetdolroman Deungchon Branch맷돌로만 등촌점

166 Gangseo-ro 56ga-gil, Gangseo-gu, Seoul, South Korea (203-dong 113, 114, 115ho)서울특별시 강서구 강서로56가길 166 203동 113, 114, 115호

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran