Kim Sukseong Seongnae, Gangdong Seoul: Set Leher Babi Aged 20 Hari

Singkatnya

Gim Sukseong Seongnae Branch adalah restoran daging babi Korea di kawasan Seongnae-dong dekat Stasiun Cheonho, Gangdong-gu, Seoul, yang mengkhususkan diri pada daging babi Hanwoo Korea yang diaged silang selama 20 hari. Untuk berdua, penulis memesan Gim Sukseong Special 2 (leher babi 2 porsi 320g + samgyeopsal & gabrisal 250g, 54.000 won) yang dipanggang langsung oleh staf, lalu ditutup dengan kimchi jjigae dan nasi goreng. Leher babi yang tebal dan juicy, minari melimpah, serta suasana toko lama yang retro bikin tempat ini layak dikunjungi.

Panggangan dengan kimchi yang ikut dipanggang bersama daging

Info terverifikasi

Chadolbagi (brisket sapi)
130g (1 porsi) 27.000 won
Samgyeopsal (perut babi)
160g (1 porsi) 16.000 won
Moksal (leher babi)
160g (1 porsi) 16.000 won · minimal 2 porsi
Gabrisal (bahu babi)
150g (1 porsi) 18.000 won
Gim Sukseong Special 2
Leher babi 320g (2 porsi) + samgyeopsal & gabrisal 250g, 54.000 won
Nasi goreng
1 porsi 3.000 won (termasuk telur mentah)
Diskon minum siang
Soju/bir 2.000 won pukul 11.00–18.00
Kursi
11 meja bundar untuk 4 orang, tersedia kursi tinggi anak, ada ruang tunggu
Parkir
Maksimal 2 mobil di lokasi (hubungi dulu) · parkir umum dekat Stasiun Cheonho sekitar 3.120 won/jam
Lainnya
Bisa untuk grup, reservasi, bawa hewan peliharaan, corkage tersedia
Event review
Tambahan minari atau corn cheese gratis jika menulis review

seperti ditulis pengunjung pada 7 September 2026

Foto utama samgyeopsal aged panggang di Gim Sukseong Seongnae Branch

Akhir pekan setelah kerja pagi, perutku benar-benar lapar. Beberapa hari terakhir aku terus kepikiran samgyeopsal, jadi begitu dengar ada restoran daging enak di sekitar Cheonho-dong, Seongnae-dong dekat kantor bernama Gim Sukseong, aku langsung mampir. Begitu keluar kantor aku sudah bersemangat membayangkan makan daging aged lagi setelah sekian lama.

Gim Sukseong Seongnae Branch, info parkir dan fasilitas

Tampak luar restoran daging Gim Sukseong Seongnae Branch di Seongnae-dong

Restoran daging enak di Seongnae-dong, Gim Sukseong Seongnae Branch.

  • Bisa untuk grup / bisa reservasi / tersedia kursi tinggi anak
  • Boleh bawa hewan peliharaan / corkage tersedia
  • Ada parkir (maksimal 2 mobil di toko - hubungi dulu sebelum datang)
  • Ada parkir umum dekat Stasiun Cheonho - sekitar 3.120 won per jam

Hanwoo yang diaged silang lebih dari 20 hari

Diaged silang lebih dari 20 hari! Inilah rasa daging Hanwoo yang benar-benar diaged dengan baik. Restoran daging enak di Seongnae-dong, Gim Sukseong, katanya hanya menggunakan Hanwoo kelas premium dalam negeri dan melakukan aging silang sekitar 20 hari. Daging aged mana mungkin tidak enak, hehe. Sebelum masuk pun aku sudah membayangkan rasa dagingnya.

Dan Gim Sukseong dari pukul 11 pagi sampai jam 6 sore, soju dan bir cuma 2.000 won! Buat yang suka minum siang, ini surga banget.

Interior toko bernuansa retro

Interior Gim Sukseong Seongnae Branch bernuansa retro
Ruang duduk restoran daging dengan meja bundar

Restoran daging enak di Seongnae-dong, Gim Sukseong, begitu masuk langsung terasa suasana retro yang kental. Rasanya seperti masuk ke restoran daging jaman dulu, jadi bagi yang suka minum langsung ingin pesan samgyeopsal ditemani segelas soju. Entah kenapa suasananya bikin daging terasa akan lancar masuk, jadi begitu duduk ekspektasiku langsung naik.

Celemek sekali pakai dan kursi berpenyimpanan di restoran daging

Item wajib di restoran daging = celemek sekali pakai (minyak yang tidak terlihat bisa mengenai baju, jadi celemek wajib dipakai).

Sesuai gaya restoran daging, kursinya juga bisa menyimpan baju atau tas, jadi enak!

Secara keseluruhan toko ini luas dan bersih. Ada 11 meja bundar untuk 4 orang, jadi sangat cocok untuk acara kumpul atau makan bersama tim kantor.

Menu dan harga di Gim Sukseong

Daftar menu daging dan harga di Gim Sukseong Seongnae Branch

Pertama, restoran daging enak di Seongnae-dong, Gim Sukseong, menginformasikan bahwa semua dagingnya diaged silang. Gim Sukseong Special adalah menu paket, sedangkan menu satuan ada chadolbagi, samgyeopsal, moksal (leher babi), gabrisal, dan lainnya.

  • Chadolbagi 130g (1 porsi) 27.000 won
  • Samgyeopsal 160g (1 porsi) 16.000 won
  • Moksal 160g (1 porsi) 16.000 won
  • Gabrisal 150g (1 porsi) 18.000 won
  • Moksal minimal pesan 2 porsi
Papan menu pendamping berisi mie dan jjigae

Untuk menu pendamping ada jjagachi, mie dengan minyak wijen, mie bibim minari, mie dingin, jjigae doenjang chadol, kimchi jjigae Hanwoo, kepiting bumbu, dan lain-lain, jadi banyak pilihan untuk disantap bersama daging.

Papan info event review dan cara menikmati daging

Gim Sukseong Seongnae Branch juga sedang mengadakan event review, kalau menulis review bisa dapat tambahan minari atau corn cheese. Ayo semua tulis review dan dapatkan minari atau corn cheese~! Ada juga panduan singkat cara menikmati Gim Sukseong dengan lebih enak.

Menu yang dipesan: Gim Sukseong Special 2

Lauk pendamping kimchi sawi, kimchi daun bawang, dan myeongi namul
Kepiting bumbu sebagai lauk pendamping

Sebagai lauk pendamping keluar kimchi sawi dan kimchi daun bawang, myeongi namul (daun bawang gunung), serta kepiting bumbu. Minari, kentang, dan jamur akan dipanggangkan bersama daging! Restoran samgyeopsal dan moksal yang menyajikan kepiting bumbu sebagai lauk itu jarang, tapi restoran daging enak di Seongnae-dong, Gim Sukseong, menyajikannya.

Gim Sukseong Special 2 (leher babi 2 porsi 320g + samgyeopsal dan gabrisal 250g) = 54.000 won.

Piring daging mentah Gim Sukseong Special 2
Potongan moksal dan samgyeopsal aged yang tebal

Kami berdua memesan Gim Sukseong Special 2, dan porsinya cukup untuk membuat kenyang.

Moksal dan gabrisal dipanggang di atas panggangan
Panggangan berisi jamur king oyster dan kentang

Kelebihan menu Gim Sukseong Special 2 adalah bisa mencicipi berbagai bagian daging sekaligus secara merata. Jamur king oyster dan kentang juga dipanggangkan bersamaan!

Layanan panggang oleh staf

Kelebihan lain restoran daging enak Gim Sukseong di Cheonho-dong adalah ada layanan grilling di mana staf yang memanggangkan semua dagingnya. Belakangan ini, sebelum ke restoran daging, hal yang aku cek dulu memang apakah ada layanan grilling atau tidak.

Lihat ketebalan moksal dan samgyeopsal-nya! Daging setebal ini kalau diaged lalu dipanggang, pasti sangat enak! Juicy-nya terkunci penuh di dalam.

Gabrisal panggang yang matang lebih dulu

Rasa gabrisal, samgyeopsal, dan moksal

Pertama, staf menyarankan mencicipi gabrisal yang matang duluan. Gabrisal dengan lemak yang pas ini benar-benar meleleh di mulut.

Selanjutnya samgyeopsal~! Samgyeopsal yang paling aku suka, tak perlu dijelaskan lagi. Samgyeopsal restoran daging enak di Seongnae-dong, Gim Sukseong, karena diaged, teksturnya lembut dan makin dikunyah makin terasa gurihnya.

Moksal tebal panggang dengan juicy yang terlihat

Moksal yang tebal dipanggang sedikit lebih matang, dan begitu digigit langsung terasa juicy-nya di mulut. Sari dagingnya masih terasa basah, jadi setiap gigitan penuh dengan rasa gurih daging. Teksturnya kenyal sekaligus lembut, ditambah rasa umami yang bikin terus ingin mengambil lagi.

Kimchi yang disajikan juga digunting dan dipanggangkan langsung oleh staf! Keren banget.

Panggangan dengan kimchi yang ikut dipanggang bersama daging

Ditambah minari yang disajikan segunung, jadilah satu meja penuh Gim Sukseong Special!

Satu set Gim Sukseong Special dengan minari melimpah

Kombinasi samgyeopsal, minari, dan kimchi adalah kombinasi yang pasti disukai siapa pun orang Korea.

Menikmati dengan meljeot dan minari

Sebagai penutup, meljeot (saus ikan teri fermentasi) juga disajikan!

Daging yang sudah matang dicelupkan sedikit ke meljeot. Meljeot asin dan gurih yang pekat, kalau dicelupkan ke samgyeopsal rasanya jadi pas. Rasa gurih daging dan rasa khas meljeot berpadu dengan baik, bikin terus ingin dicelupkan lagi.

Samgyeopsal aged dicelupkan ke meljeot
Potongan daging dengan minari panggang di atasnya

Yang paling istimewa, minari yang disajikan segunung ini kalau dipanggang lalu ditaruh di atas daging, terasa paling cocok dengan daging. Kalau sudah agak bosan dengan minari, bisa dimakan bersama myeongi namul juga.

Porsi minarinya juga melimpah, jadi bisa dimakan tanpa kekurangan.

Kimchi jjigae dan nasi goreng yang menyertai menu Special

Kalau memesan menu Special, kimchi jjigae juga ikut disajikan.

Kimchinya sangat melimpah di dalam. Kalau hanya makan daging terus bisa terasa eneg, tapi dengan makan kimchi jjigae di sela-selanya, rasa pedasnya yang pas bikin segar dan cocok banget dengan samgyeopsal dan moksal.

Kimchi jjigae yang menyertai menu Special

Nasi goreng 1 porsi dipesan seharga 3.000 won. Kalau memesan nasi goreng, juga diberi satu telur mentah. Bisa dibuat sendiri~! Ditekan-tekan di atas panggangan sampai jadi nasi goreng yang enak!

Nasi goreng kimchi yang dibuat di atas panggangan

Kalau orang Korea, dessert-K yang tidak bisa dilewatkan itu ya ini. Setelah makan daging, penutup nasi goreng itu wajib! Nasi goreng restoran daging enak di Seongnae-dong, Gim Sukseong, juga banyak kimchinya, jadi pas untuk menu penutup. Taburan rumput lautnya juga melimpah, rasanya gurih dan istimewa.

Nasi goreng penutup dengan taburan rumput laut melimpah

Restoran daging enak di Seongnae-dong, Gim Sukseong, ini bahkan menyediakan ruang tunggu untuk saat toko penuh! Perhatian dan sentuhan kecil yang bagus.

Kesimpulan

Ruang tunggu toko saat penuh pengunjung

Gim Sukseong benar-benar terasa rasa gurih alami daging aged-nya yang kental, jadi aku makan dengan sangat puas. Suasana yang didekorasi dengan nuansa toko lama yang retro juga hangat, bikin nyaman untuk makan santai. Kalau sedang mencari restoran daging aged enak di Cheonho-dong, Seongnae-dong, tempat ini layak dicoba sekali.

📍Lokasi: 35 Cheonhoyet14-gil, 1st floor, unit 101, Gangdong-gu, Seoul, South Korea

Lokasi

Gim Sukseong Seongnae Branch김숙성 성내점

35 Cheonhoyet14-gil, 1st floor, unit 101, Gangdong-gu, Seoul, South Korea서울특별시 강동구 천호옛14길 35 1층 101호

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran